Nama : Vania Aristia Wulandari
NIM : 15.61.0039
Kelas : 15 BCIT 01
Jurusan : BC Information Technology
ABSTRAK
Dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang pesat,
sehingga semakin mudahnya manusia dalam melakukan segala sesuatu. Terjadi pula
perubahan pola dan gaya hidup manusia pada saat ini. Kita dapat melihat salah
satu contohnya yaitu semakin maraknya makanan siap saji atau biasa disebut junk
food atau fast food atau yang sering terdengar dengan sebutan makanan cepat
saji.
Tanpa kita sadari, maraknya fast food selain memiliki dampak
positif juga memiliki dampak negatif untuk kesehatan tentunya. Dampak positif
dapat dibuktikan dari cara penyajian yang cepat untuk menghemat waktu yang
miliki. Tapi selain itu kita juga harus melihat dampak negatif yang ditimbulkan
oleh junk food atau fast food, misalnya bertambahnya kadar lemak dalam tubuh
sehingga dapat menyebabkan obesitas atau kegemukan.
Kandungan junk food yang sebagian besar merupakan zat adiktif
yang membahayakan tubuh apabila dikonsumsi secara berlebihan. Zat adiktif yang
dikonsumsi secara berlebihan dapat mengakibatkan tumbuhnya kanker dalam darah
yang berakibat fatal.
ISI
Junk food sering disebut-sebut tidak sehat bagi tubuh. Hal ini
dikarenakan, kandungan nutrisi junk food sangat rendah atau kalorinya terlalu
tinggi dan hanya mengandalkan rasanya yang enak. Umumnya yang termasuk dalam
golongan junk food adalah makanan berkadar garam (sodium) tinggi, bergula
tinggi, berlemak jenuh dan kolesterol tinggi, namun kandungan nutrisi lainnya
seperti protein, vitamin dan mineral sangat sedikit. Bila jumlah ini terlalu
banyak di dalam tubuh, maka akan menimbulkan banyak penyakit. Dari penyakit
ringan sampai penyakit berat seperti darah tinggi, stroke, jantung, dan kanker.
Kolesterol banyak terdapat dalam daging, ayam, ikan,
telur,mentega, susu, dan keju. Bila jumlahnya banyak, kolesterol dapat menutup
saluran darah dan oksigen yang seharusnya mengalir ke seluruh tubuh. Tingginya
jumlah satured fat akan menimbulkan kanker, terutama kanker usus dan kanker
payudara. Gula, terutama gula buatan, tidak baik untuk kesehatan karena dapat
menyebabkan penyakit gula atau diabetes, kerusakan gigi, dan obesitas. Minuman
bersoda, cake,dan cookies mengandung banyak gula dan sangat sedikit vitamin
serta mineralnya.
Cara mengurangi junk food dalam kehidupan
1.
Memilih menu nasi untuk
makanan pokok
Ketika datang
ke restoran siap saji (fast food), cobalah pilih nasi jangan kentang goreng.
Karena dalam kentang goreng lebih banyak lemak dan natrium.
2.
Kurangi porsi
Ketika
membeli di tempat siap saji, belilah porsi makanan yang secukupnya, hal ini agar
mengurangi asupan gizi yang berlebih khususnya lemak.
3.
Minumlah air putih atau
jus buah
Ketika
memilih minuman, pilihlah air putih atau jus buah dibandingkan minuman soft
drink.
4.
Kurangi frekuensi makan
junk food
Cobalah
untuk tidak terlalu sering mengkonsumsi restoran junk food ini. Kurangi
frekuensi minimal 3-4 kali dalam sebulan.
REFERENSI

No comments:
Post a Comment