04 March 2016

Makanan Cepat Saji

    
     Nama       : Vania Aristia Wulandari
     NIM         : 15.61.0039
     Kelas        : 15 BCIT 01
     Jurusan   : BC Information Technology

     STMIK AMIKOMYOGYAKARTA
     2016




ABSTRAK

Dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang pesat, sehingga semakin mudahnya manusia dalam melakukan segala sesuatu. Terjadi pula perubahan pola dan gaya hidup manusia pada saat ini. Kita dapat melihat salah satu contohnya yaitu semakin maraknya makanan siap saji atau biasa disebut junk food atau fast food atau yang sering terdengar dengan sebutan makanan cepat saji.

Tanpa kita sadari, maraknya fast food selain memiliki dampak positif juga memiliki dampak negatif untuk kesehatan tentunya. Dampak positif dapat dibuktikan dari cara penyajian yang cepat untuk menghemat waktu yang miliki. Tapi selain itu kita juga harus melihat dampak negatif yang ditimbulkan oleh junk food atau fast food, misalnya bertambahnya kadar lemak dalam tubuh sehingga dapat menyebabkan obesitas atau kegemukan.


Kandungan junk food yang sebagian besar merupakan zat adiktif yang membahayakan tubuh apabila dikonsumsi secara berlebihan. Zat adiktif yang dikonsumsi secara berlebihan dapat mengakibatkan tumbuhnya kanker dalam darah yang berakibat fatal.

ISI

Junk food sering disebut-sebut tidak sehat bagi tubuh. Hal ini dikarenakan, kandungan nutrisi junk food sangat rendah atau kalorinya terlalu tinggi dan hanya mengandalkan rasanya yang enak. Umumnya yang termasuk dalam golongan junk food adalah makanan berkadar garam (sodium) tinggi, bergula tinggi, berlemak jenuh dan kolesterol tinggi, namun kandungan nutrisi lainnya seperti protein, vitamin dan mineral sangat sedikit. Bila jumlah ini terlalu banyak di dalam tubuh, maka akan menimbulkan banyak penyakit. Dari penyakit ringan sampai penyakit berat seperti darah tinggi, stroke, jantung, dan kanker.

Kolesterol banyak terdapat dalam daging, ayam, ikan, telur,mentega, susu, dan keju. Bila jumlahnya banyak, kolesterol dapat menutup saluran darah dan oksigen yang seharusnya mengalir ke seluruh tubuh. Tingginya jumlah satured fat akan menimbulkan kanker, terutama kanker usus dan kanker payudara. Gula, terutama gula buatan, tidak baik untuk kesehatan karena dapat menyebabkan penyakit gula atau diabetes, kerusakan gigi, dan obesitas. Minuman bersoda, cake,dan cookies mengandung banyak gula dan sangat sedikit vitamin serta mineralnya.

Cara mengurangi junk food dalam kehidupan
1.      Memilih menu nasi untuk makanan pokok
Ketika datang ke restoran siap saji (fast food), cobalah pilih nasi jangan kentang goreng. Karena dalam kentang goreng lebih banyak lemak dan natrium.
2.     Kurangi porsi
Ketika membeli di tempat siap saji, belilah porsi makanan yang secukupnya, hal ini agar mengurangi asupan gizi yang berlebih khususnya lemak.
3.     Minumlah air putih atau jus buah
Ketika memilih minuman, pilihlah air putih atau jus buah dibandingkan minuman soft drink.
4.     Kurangi frekuensi makan junk food
Cobalah untuk tidak terlalu sering mengkonsumsi restoran junk food ini. Kurangi frekuensi minimal 3-4 kali dalam sebulan.

REFERENSI

No comments:

Post a Comment